Dear malam,
malam ini kantong rinduku sudah kosong.
lega sekali rasanya.
tapi esok, ketika kedua mata ini terbuka untuk yang pertama kalinya.
kantong ini pasti akan terisi kembali.
tak perlu menunggu sampai berjam-jam lamanya.
kantong rindu ini bahkan akan penuh.
betul, aku selalu merindukanmu.
bahkan ketika kau sedang berada disampingku.
rasanya seperti meledak-ledak.
aku tak sanggup membayangkan reaksimu ketika kau tahu bahwa aku sedang meledak-ledak saat itu.
lebih tepatnya.
rasa ini selalu seperti kembang api yang meluncur keatas langit dan kemudian..
bum!
meledak-ledak menghasilkan cahaya indah yang tidak menentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar