Rabu, 26 Maret 2014

i wrote this storytale this morning.. happy read! :")

‘Ada Saatnya’

Emil si bayi beruang yang baru berusia 6 bulan mogok makan karena ingin ikut ayahnya pak beruang memancing ikan di kolam full-fish.
“Aku tak mau makan, bu.
 aku ingin pergi memancing bersama, ayah” rajuknya.
“Nak, tapi kau masih terlalu muda untuk pergi memancing.
 ibu tak mau terjadi sesuatu padamu disana” jawab ibu beruang dengan sabar.
Emil si bayi beruang hanya cemberut menanggapi perkataan ibunya.
Tiba-tiba ayah beruang datang dengan membawa 4 ekor ikan besar yang masih segar untuk makan malam mereka bertiga.
Melihat emil yang cemberut tak seperti biasanya.
Ayah bertanya “ada apa, emil? Mengapa cemberut begitu?”
“Ayah, ijinkan aku pergi memancing bersama ayah” rajuk emil pada ayahnya.
Ibu hanya tersenyum dan kemudian membawa ikan-ikan hasil memancing ayah ke dapur.
“Emil, kau masih terlalu muda untuk ikut bersama ayah” ujar ayah lembut.
Emil hanya diam sembari memainkan kaki kirinya.
Melihat hal itu, ayah menghela nafas.
“Emil, kau anak yang baik. Suatu hari nanti kau akan menjadi beruang yang kuat dan
 menggantikan ayah” terang ayah.
Emil menatap ayah takjub lantas berkata “benarkah itu, yah?”
“tentu saja” ayah tertawa.
“karena itu, berhentilah cemberut, makanlah yang banyak, tertawa, dan banyaklah
 belajar. Akan tiba saatnya kau akan kebosanan pada rutinitas memancing” lanjut ayah
 kembali tertawa.
“Baiklah, ayah” jawab emil tersenyum lebar sampai gigi-gigi mungilnya terlihat.


2 komentar: