Pak, Bu, sore ini saya kelelahan. Lelah setelah menahan diri untuk tetap 'nampak' sebagai seorang guru.
Betapa lelahnya ya pak, Bu. Ketika hujan disiang ini turun dengan lebatnya, saya berniat untuk melepaskan kerja mengajar itu dengan alasan yang sangat bodoh. Karena hujan. Ding dong ding dong.. detak mendetak jam didinding. Jam 1 siang telah lewat namun hujan masih tetap mengguyur. Apakah Bapak & Ibu guru ingin tahu apa yang saya lakukan? Saya berpikir sekali dua kali tanpa benar-benar mengerti apa yang sedang saya pikirkan. Lalu, dengan mengenakan jas hujan hijau. Saya pergi mengajar dengan mengendarai sepeda motor. Pak, bu, guyuran hujan anehnya tak menyakiti saya. Sungguh aneh karena hujan siang ini tak membuat kaca helm saya kabur. Perjalanan nampak tak terasa sama sekali karena dengan cepat saya sudah tiba disana. Pak, bu, taukah kalian? ketika kaki saya melangkah masuk ke dalam ruangan, seorang siswa perempuan bertubuh kecil datang menghampiri saya dan kemudian mencium tangan saya. Sementara murid lain sibuk dengan kesibukannya masing-masingn mengerjakan pr matematika atau apalah. Pak, bu, beginikah rasanya ketika kehadiran kita tidak disambut hangat oleh semua murid kita. Mungkin saya harus lebih ceria dan terbuka dalam menyampaikan materi. Atau mungkin ini saatnya saya harus berhenti dan membaca berpuluh-puluh buku tentang menjadi guru yang baik.
tidak butuh pemahaman untuk membaca tulisan2 disini.. anda hanya perlu membacanya :')! best regards, D
Jumat, 04 Desember 2015
Kepada bapak & ibu guru
Selasa, 01 Desember 2015
Langganan:
Postingan (Atom)