kemarin...
derap roda empat dari sang calon tergesa-gesa memekakan gendang telingaku
sorak-sorai bak tahun baru memenuhi layar kaca tiap rakyat
oh benar
tentu saja
rupanya pesta sedang berlangsung
masih
wajah para calon terpampang ditiap sudut kita memandang
yah
kalau kita mau sedikit saja untuk memandang
lebih tepatnya
memandang dengan mata hati
sudahlah
hentikan saja sorak-soraimu
ada banyak urusan negara yang harus diselesaikan
toh ini pesta bukan untuk bergembira
bukan pula untuk saling bersulang
ini pesta khusus untuk sang calon
untuk beliau
sudah percayakan saja pada sang calon
biar ia emban amanah yang sekarang sudah melekat di belakang punggungnya
bak tas ransel para pelancong
kita rakyat
harus kembali memandang
karena pesta sudah usai
tidak butuh pemahaman untuk membaca tulisan2 disini.. anda hanya perlu membacanya :')! best regards, D
Rabu, 09 Juli 2014
Rabu, 02 Juli 2014
untuk senja
salam damai wahai senja
mohon titip mimpi dari si gadis remaja
ketika sedih terlalu penuh mengisi hatinya
ketika kekesalan menerobos masuk di sela-sela pikirannya
wahai sang senja
dengar suaraku
telaah lebih juah tentang apa yang menjadi khayalan selama ini
apakah semua pantas untuk menjadi nyata
rasakan kegelisahanku senja
dengar desah nafas ini
coba kau sampaikan pada elang yang terbang mengangkasa di langitmu itu
apakah aku bisa terbang setinggi itu
mohon titip mimpi dari si gadis remaja
ketika sedih terlalu penuh mengisi hatinya
ketika kekesalan menerobos masuk di sela-sela pikirannya
wahai sang senja
dengar suaraku
telaah lebih juah tentang apa yang menjadi khayalan selama ini
apakah semua pantas untuk menjadi nyata
rasakan kegelisahanku senja
dengar desah nafas ini
coba kau sampaikan pada elang yang terbang mengangkasa di langitmu itu
apakah aku bisa terbang setinggi itu
Langganan:
Postingan (Atom)