Aku ingin segera pergi tidur. Terlelap dengan senyuman indah yang melambangkan betapa bahagianya aku hari ini. Kemudian bangun pukul 3 pagi dan menyelesaikan tugas2 yg menumpuk. Sayangnya, aku terlalu takut untuk menghilangkan bahkan sedikit saja memori yg terekam hari ini. Aku terlalu ciut untuk melupakan senyum seseorang yg tergambar jelas dibenak hari ini.
Aku berniat untuk menulis dalam bahasa inggris. Tapi rasanya jauh lebih sederhana mengungkapkan isi hati dengan menggunakan bahasa yg telah terpatri dalam diri selama 20 tahun.. perjalanan dengan kereta dimulai pukul 9 pagi. ular besi itu mengkung-kung dan bergoyang. Naik kereta rasanya seperti akan presentasi disebuah mata kuliah yang sulit. Berdebar-debar. Dan hanya menduga-duga bagaimana rasanya. Kereta bergerak. Dengan kau disampingku. Dan 2 orang laki2 tanggung dihadapan kita. kita mengobrol. Aku tidak menyadari suaraku terlalu keras. Kau mengingatkanku secara perlahan. Aku malu. Lalu mulai menurunkan volume suara. Aku ingin tidur. Tapi rasanya terlalu takut untuk kehilangan setiap moment didalam kereta. Setiap guncangannya. Setiap nada kung-kung. Sayup-sayup suara orang mengobrol. Setiap stasiun yang kita lewati. Kau punya agenda penting sekali hari ini. di organisasimu dikampus. Tapi kau memilih untuk mengisi hari ini bersamaku. Melakukan perjalanan kereta denganku. Bodohnya kita, pengalaman naik kereta untuk pertama kalinya membuat kita agak kebingungan. Pada akhirnya, kita memutuskan untuk bertanya pada petugas. Tidak bukan aku yang bertanya. Tetapi kau. Sekitar pukul 11 kereta berhenti. Kita turun di stasiun tujuan dan tidak tahu akan kembali dengan naik apa. kita mencari tempat untuk makan siang. Kita makan dengan lahap disebuah rumah makan pinggir jalan. Kita makan dengan lahap. Dan. Kau habiskan 2 piring nasi putih. Kita pergi kesebuah masjid. Sekitar pukul 1 sebelum pergi. Kita pergi ke alfamart. Untuk berbelanja camilan. Dan aku membuat kartu member. Aku masih menyimpannya sampai sekarang. Kita kembali dengan menaiki angkot. Dan kemudian lanjut menaiki bus. Kita duduk disisi sebelah kanan. Dengan aku yang ada di pemandangan dekat jendela. Kita menikmati perjalanan dengan bus. Aku tidak mabuk. Bukan karena freshcare. Tapi karenamu. Aku tertidur. Dan kau meminjam hpku. Yang esoknya aku tahu kau salah mengirim pesan. Kita sampai pukul 4. Pulang kerumah masing2 dengan jemputan masing-masing. Kau tahu? aku pulang dengan pengalaman baru. Dengan wawasan baru. Dengan kebahagiaan dan cerita yang baru. Malamnya kau datang. Dengan kue cokelat holland yang enak sekali dan sketsa wajah juga sebuah novel. Ah rasanya aku ingin mengajakmu pergi ke bulan april nanti. Aku mengucapkan terimakasih banyak. Untuk hadir. Untuk bertahan. Untuk tidak pernah menyerah. Untuk setiap cerita. Amarah. Tawa. Air mata. Kecewa. Wawasan. Kenangan. Senyuman. Bahagia. Terimakasih untuk memberikan segalanya.
maret, 24 2016
tidak butuh pemahaman untuk membaca tulisan2 disini.. anda hanya perlu membacanya :')! best regards, D
Minggu, 18 Oktober 2015
The day of me
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar